Terus-menerus Mimisan, Ternyata Lintah Besar Bersarang di Hidung
2018-09-14 21:00:00

44 Views 0 Comments

Baru-baru ini seorang pria asal Tionghoa kedapatan memiliki lintah di hidungnya selama tiga bulan.

Pria bernama Pan ini pergi ke Rumah Sakit Dongguan Chang'an, di provinsi Guangdong China, setelah mengalami pendarahan di hidung selama 10 hari. Liu Yuxing, seorang dokter telinga, hidung, dan tenggorokan di rumah sakit, menduga bahwa lintah adalah penyebabnya.

Dr Liu Yuxing memang pernah menemukan satu pun lintah dalam hidung pasien, namun setelah membaca tentang kasus serupa di jurnal medis ia meyakininya. Ternyata dugaan itu benar, karena penyelidikan endoskopik mengungkap hewan pengisap darah ini melekat erat di lubang hidung pria itu.

"Meskipun saya tidak pernah menemukan sendiri dalam beberapa tahun sebagai dokter, saya segera menduga itu adalah lintah berdasarkan laporan serupa yang terlihat di jurnal medis," kata Liu kepada ET Today.

Liu menambahkan bahwa mengangkat lintah tersebut bukanlah perkara mudah.

"Karena hewan itu menempel erat di hidung pria itu, mencabutnya kemungkinan besar akan menyebabkan lintah patah," imbuh Liu.

Pada akhirnya, Liu dan rekan-rekannya memutuskan untuk mengoleskan anestesi pada lintah tersebut dan perlahan menariknya keluar.

Dalam cuplikan video yang diambil oleh staf rumah sakit, terlihat hewan itu cukup besar. Yang menimbulkan pertanyaan, bagaimana pasien tidak merasa ada sesuatu yang menghalangi aliran udara di hidungnya?

Setelah bertanya apakah Pan pernah bersentuhan dengan lintah atau air yang dipenuhi larva lintah, ia memberi tahu dokter bahwa pernah berenang di sungai di desanya sekitar tiga bulan lalu. Dokter percaya bahwa larva lintah masuk ke hidungnya dan akhirnya menetas sehingga tumbuh menjadi lintah panjang.

Pan bertanya kepada Dr. Liu mengapa ia tidak merasakan sakit ketika lintah menempel di lubang hidungnya. Dokter menjawab bahwa air liur lintah mengandung sifat anestetik dan antikoagulan, sehingga satu-satunya gejala yang terlihat adalah mimisan.


Apr

Related Articles

Comments

Web Statistics