Tukang Las Jadi Bidan Dadakan Dibantu Youtube
2017-08-26 14:05:00

156 Views 0 Comments

MI, pemuda tukang las berusia 19 tahun nekat jadi bidan dadakan menyelamatkan kekasihnya AU, siswi kelas XII SMA di Kotabaru, Kalimantan Selata,n yang sudah mau melahirkan atas perbuatan haram mereka berdua.

Agar tidak diketahui orang mereka melakukan persalinan di pinggir jalan, dengan bantuan alat dadakan dan dipandu oleh tutorial dari Youtube.

Bermodal gunting dan sarung, proses persalinan saat subuh di pinggiran jalan bersemak bisa berjalan lancar. Jumat (25/8) menjelang azan salat Subuh, AU mengontak pacarnya, MI. AU mengatakan, perutnya sakit seperti hendak melahirkan.

AU dan MI sudah lama berpacaran. Desa mereka berdekatan, si perempuan tinggal di Desa Gunung Sari, sekitar 14 kilometer dari pusat kota. Sedangkan si lelaki tinggal di Desa Sebelimbingan.

Pacaran dua remaja itu sudah kebablasan. Sebab, AU telah hamil tua. Mendapat telepon kekasihnya, MI menyarankan AU ke luar rumah dan menunggu di tepi jalan.

MI di rumah gelisah, mau melapor ke orang tua tapi takut kena murka. Ibunya sudah lama mewanti-wanti agar pacaran jangan sampai kelewat batas. Akhirnya MI nekat minta izin ke luar rumah subuh buta itu.

MI kemudian berkendara ke tempat kekasihnya menunggu, tidak jauh dari rumah AU. Selama ini AU tinggal dengan neneknya yang penglihatannya agak terganggu. Orang tuanya bekerja di luar kota.

Melihat AU sudah kesakitan, tanpa pikir panjang, MI membawanya ke semak-semak. Di sanalah kemudian terjadi peristiwa persalinan darurat. MI sibuk browsing cara membantu ibu melahirkan. Dia ikuti semua cara-caranya. Ketika anaknya sudah mau keluar, dia pun membuka YouTube.

MI kemudian menggunting tali pusat anaknya dan membungkus sang bayi dengan sarung. Gunting dan sarung sudah dipersiapkannya dari rumah. Lantas, MI meminta kekasihnya pulang dan beristirahat.

Sementara itu, dia bergegas membawa sang bayi ke tepi jalan sekitar 500 meter dari tempat bersalin. Dia menaruhnya di pinggir cerukan jalan, mungkin dengan alasan agar sang anak tidak terlalu kedinginan.

Pemuda kurus itu kemudian berlari ke arah desa. Di rumah terdekat, dia mengabarkan telah menemukan bayi di jalanan. Tanpa pikir panjang, Lastri, si empunya rumah, bergegas ke lokasi bayi yang ditunjuk. Ketua RT Ali Murdani pun dikabari. Dia pun segera menjemput bidan Susi Fitriah yang kebetulan istri babinkamtibmas Bripka Suyitno.

Kabar itu menyebar cepat ke jajaran kepolisian. Sementara itu, Susi membawa bayi ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan cepat. Di situ sudah hadir Kasatreskrim Polres AKP Suria Miftah dan anggota lainnya.

Karena penanganan cepat, bayi pun selamat. Sang bayi segera dibawa ke RSUD Kotabaru. Sementara itu, Suria Miftah segera melakukan olah TKP dan MI pun dibawa karena menjadi saksi pertama.

Di tengah olah TKP dan melalui dialog dan interogasi, MI akhirnya mengaku bahwa bayi itu adalah anaknya. Dia pun menceritakan semua kronologi dari awal sampai akhir. Gunting dan sarung diserahkannya kepada polisi.

gambar:ilustrasi


http://www.jawapos.com/read/2017/08/26/153315/takut-kena-murka-sang-pacar-jadi-bidan-dadakan-selamatkan-kekasih

Related Articles

Comments

Web Statistics